Analisa Usaha Budidaya Jamur Tiram

Monday, September 1st, 2014 - Usaha Pertanian
Advertisement

Analisa usaha budidaya jamur tiram – Jamur tiram adalah jamur pangan yang bisa di konsumsi manusia jamur tiram tersebut dari kelompok basidiomycota dan termasuk golongan kelas homobasidiomycetes yang memiliki cici-ciri umum dari tubuh buahnya yang berwarna putih ataupun krem dan memiliki tudung setengah setengah lingkaran yang mirip sama cangkang tiram.

Nah dari penjelasan tadi tentang jamur tiram apakah anda mau membuka usaha jamur tiram? dan disini saya akan menjelaskan analisa usaha jamur tiram.

Analisa Usaha Jamur Tiram

Dalam semua jenis usaha yang akan kita jalankan tentu saja ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dan siapkan salah satunya adalah dengan penghitungan FCR (perhitungan untuk mencari keuntungan dan kerugian dari kalkulasi dari modal dan hasil usaha tersebut ) maka dari itu peluang usaha jamur tiram banyak dilirik oleh masyarakat yang ingin membuka usaha bududaya jamur tiram tersebut , bisnis membudidaya jamur tiram ini di samping mudah dilakukan peluang bisnis ini juga mudah di pasarkan, karena jamur tiram ini banyak di nikmati semua orang karena rasanya yang enak. Maka kelayakan bisnis budidaya jamur tiram ini patut di perhitungkan dalam segi, analisa usaha, analisa investasi , biaya oprasional , dalam setiam periode budidaya jamur tiram tersebut. Dalam pendapatan atau penerimaan, dan penghitungan keuntungan, berikut ini saya akan jelaskan anilisa usaha budidaya jamur tiram.

Berikut adalah analisa usaha budidaya jamur tiram.

Disini saya akan sajikan tentang analisa usaha budidaya jamur tiram untuk skala usaha rumah tangga dengan kapasitan kurang lebih 6.000 baglog. Untuk jangka waktu 4 tahun, setiap periode budidaya jamur tiram membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan, disini asumsi pokok yang saya sajikan untuk anda adalah berdasarkan estimasi pada tahun 2mur be011 didaerah kabupaten saya di wilayah jawa barat.

Sebagai contoh dan bahan pertimbangan bagi anda yang mau membuka usaha budidaya jamur tiram, saya akan jelaskan dari modal investasi, biaya operasional dan pendapatan yang di peroleh ;

Biaya modal dan investasi.

Untuk biaya pembuatan kumbung jamur berkapasitas 6.000 buah baglog Rp. 7.500.000,-
biaya untuk sewa lahan selama 5 tahun : Rp. 8.000.000
baro meter : Rp. 200.000
tangki air sprayer : Rp 450.000
termometer :Rp 150.000
jadi total investasi yang dikeluarkan adalah :Rp. 18.300.000,-

Dan untuk biaya operasionalnya

Yang disiapkan Rupiah
baglog 6.000 buah @ Rp 2.000,- Rp. 12.000.000,-
Plastik Kemasan RP. 60.000,-
Biaya transportasi Rp. 500.000,-
Tenaga kerja Rp. 1.000.000,-
Biaya Pemasaran Rp. 50.000,-
Total biaya operasional Rp. 13.610.000,-

Estimilasi pendapatan.

Jika setiap harga jamur tiram segar kisaran harga Rp. 7.000,-/kg , dengan jumlah produksi yang di hasilkan sebanyak 3.500kg maka anda mendapatkan penerimaan,.
Dari 3.500kg x Rp. 7.000,- /kg = Rp. 24.500.000
Maka laba kotor selama 1 periode adalah biaya operasional Rp. 13.600.000 – pendapatan Rp. 24.500.000 = Rp. 10.900.000,-

Bunga bank selama 6 bulan adalah 6% X (biaya operasional + biaya investasi).
6% X (Rp 13.600.000,- + Rp 18.300.000,-)
6% X Rp 31.900.000,- = Rp 2.001.500,-

Laba bersih : Rp 10.900.000,- – Rp 2.001.500,- = Rp 8.898.500,-

Estimilasi produksi

Tingkat dari keberhasilan inkubasi baglog kurang lebih 81%
Jumlah baglog yang berproduksi yaitu 6.000 X 80% = 4.500 baglog
Produktivitas per baglog kurang lebih 500 gram

Dengan asumsi tersebut, maka produksi yang di hasilkan selama satu periode adalah :
4.500 baglog X 500 gram = 3.500kg.

Tingkat Pengembalian Biaya Investasi

Laba bersih : Biaya investasi X 100%
Rp 8.898.500,- : Rp 18.300.000,- X 100% = 0,45

Berdasarkan dari asumsi dari kajian perhitungan di atas, usaha budidaya jamur tiram memiliki kelayakan usaha yang baik bagi andayang mau membuat usaha budidaya jamur tiram dimana anda para pengusaha dapat mendapatkan keuntungan besar pada periode penanamannya, asumsi tersebut berdasarkan jangka waktu budidaya jamur tiram selama 6 bulan dan penyewaan lahan selama 5 tahun.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai analisa usaha budidaya jamur tiram, semoga artikel kami bermanfaat bagi anda para pembaca. Silahkan simak pembahasan kami yang tidak kalah menariknya mengenai analisa usaha tani cabe rawit.

Advertisement
Analisa Usaha Budidaya Jamur Tiram | analisausaha | 4.5
error: Content is protected !!