Analisa Usaha Ikan Nila

Monday, September 8th, 2014 - Usaha Peternakan
Advertisement

Kali ini saya akan membahas tentang analisa usaha ikan nila yang mana sebelumnya juga saya sempat membahas mengenai analisa usaha penggemukan kambing. Ikan nila merupakan jenis ikan air tawar yang mungkin di sukai banyak orang karena, jenis ikan tersebut memiliki tekstur daging yang empuk, enak, tebal dan tidak terlalu banyak duri. Ikan nila di jadikan jenis ikan favorit bagi para pembudidaya ikan karena, ikan nila memiliki nilai yang lebih tinggi, dan banyak orang yang mengemari ikan nila tersebut, dan perawatannya juga tidak sulit di samping memiliki nilai jual yang tinggi.

Analisa Usaha Ikan Nila

Banyak keuntungan yang bisa di ambil dari peluang usaha ikan nila di antaranya, memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dan pesat menjadikan proses pemanenan ikan tersebut tergolong cepat, dan kelebihan lainnya ikan nila dapat di budidayakan di tempat mana saja misalnya, bisa menggunakan jaring apung, kolam ikan, di sawah, di keramba dan masih banyak lainnya. Ikan nila dapat hidup dalam kondisi kepadatan air yang tinggi, di samping cocok di budidayakan di semua tempat ikan nila juga tahan terhadap penyakit, bahkan ikan nila bisa di beri makan dengan pakan buatan, ikan nila juga tergolong ikan pemakan segalanya, yang dapat berkembang baik dengan cara pemberian berbagai macam pakan termasuk dari limbah rumah tangga. Hal tersebut dapat menghemat biaya pemeliharaan dan perawatan ikan tersebut, maka dari itu peluang usaha ini pun relatif mudah dan murah di bandingkan dengan jenis ikan – ikan lainnya.

Adapun dari semua keunggilan dari usaha ikan nila tersebut, maka kita jangan heran dengan banyaknya pelaku – pelaku usaha yang lebih dulu terjun ke dunia usaha ini. Jika anda berminat dengan peluang usaha ini, ada baiknya jika anda menyimak dan memperhatikan analisa usaha ikan nila berikut :

Berikut Analisa Usaha Ikan Nila

Jika Pembesaran nila dimulai dari benih yang berumur 1 atau 2 bulan (kurang lebih ukuran jempol), sampai nila tersebut memiliki berat 3-5 kg/ekor dalam waktu kurang lebih selama 4 bulan. Maka analisa usaha yang akan di pakai dalam usaha pembesaran nila sebagai berikut:

  • Luas kolam berkisar 800 meter persegi merupakan lahan sendiri atau lahan sewa
  • Benih yang akan dibesarkan adalah sebanyak 67.000 ekor
  • Jumlah tenaga kerja contoh tiga orang. Rp. 600.000 /bln/org

Pembesaran ini memerlukan waktu selama empat bulan berukuran 250-300 g/ekor. Total produksi nila konsumsi yang dipanen diperkirakan kurang lebih 14 ton.

1) Modal awal dalam proses Pembesaran

NO Yang di perlukan Rupiah
1 Benih ikan nila 67.000 ekor Rp. 10.000.000
2 Kolam 800 meter persegi waktu selama empat bulan Rp. 2.000.000
3 Alat-alat perikanan Rp. 1.500.000
Total Rp. 13.500.000

2)      Biaya Operasional ikan nila

Biaya operasional usaha ikan nila Rupiah
Upah pegawai 3 orang selama 4 bulan /1 orang 700.000 Rp. 8.400.000
Menggunakan Pakan buatan sendiri selama 4 bulan Rp. 44.500.000
Obat-obatan dan keperluan lainnya Rp.10.800.000
Total Rp. 63.700.000

maka total modal awal pembesatan + biaya operasiaonal = Total Pengeluaran
= Rp. 63.700.000 + Rp. 13.700.000
= Rp. 77.400.000 total biaya pengeluaran
3) dan jika Pendapatan Sama Dengan Total Produksi Ikan Dikalikan Harga Jual Perkiloan
Pendapatan = Total Produksi x Harga Jual
= 14.000 kg x Rp 13.000/kg
= Rp.182.000.000 pendapatan yang di peroleh
4) Analis Perhitungan Keuntungannya Adalah Pendapatan Dikurangi Pengeluaran
Pendapatan – Total pengeluaran = Keuntungan yang di dapat
= Rp.182.000.000 – Rp. 77.400.000
= Rp. 104.600.000 keuntungan yang di dapat dalamjangka waktu 4 bulan
5) BEP (Break Event Point). Atau Kembali modal dalam satuan harga perekor sebagai berikut:
Total Modal /Total Produksi dalam kg = BEP. Dalam satuan harga
=77.400.000/ 14.000
= 5528
= Rp. 5528 / kg (Kembali modal pada harga nila Rp. 5528 / kg dari Rp.13.000 /kg)
6) BEP. Kembali modal dalam satuan produksi
= Total Modal dibagi Harga Jual nila /kg Rp.13.000
= 77.400.000 / 13.000
= 5953 (Kembali modal pada 5953 kg nila dari 14.000kg)
7) R/C ratio (Revenue Cost Ratio) Perbandingan pendapatan dan pengeluaran.
=Pendapatan dibagi Pengeluaran
= 182.000.000 / 77.400.000
= 2.3

Dari Nilai ratio sebesar 2.3 menunjukan bahwa usaha budidaya nila sangat menguntungkan jika dijalankan. Dari setiap Rp.1 modal yang telah dikeluarkan, menghasilkan pendapatan sebesar Rp 2.3

Demikian informasi yang bisa saya sampaikan mengenai analisa usaha ikan nila, semoga hal ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama bagi anda yang ingin memulai usaha budidaya ikan nila tersebut.

Advertisement
Analisa Usaha Ikan Nila | analisausaha | 4.5
error: Content is protected !!