Analisa Usaha Jahe Merah

Monday, October 13th, 2014 - Usaha Pertanian
Advertisement

Analisa usaha jahe merah – Saat ini siapa sih yang tidak kenal dengan JAHE. Jenis tumbuhan yang sangatlah popular di Indonesia, sakoteng, bandrek serta wedang yaitu beberapa jenis minuman yang ramai dibicarakan oleh banyak orang. Nyaris setiap malam, terlebih lagi untuk daerah perkotaan, sering kali kita disapa oleh beberapa penjual minuman tersebut . Atau saat ini cobalah lihat bila kita pergi ke salah satu tempat mini market atau swalayan, senantiasa ada beberapa produk yang mana bahan dasar produk tersebut adalah jahe, lebih tepatnya jahe merah.

Mungkin anda hanya mengetahui bahwa produk tersebut mulai populer akhir-akhir ini, padahal jenis tanaman tersebut sudah sangat lama di ketahui kegunaannya oleh orangtua kita mulai sejak dahulu kala.

Sekarang ini penggunanya demikian meluas lantaran nyatanya manfaatnya sangatlah banyak. Bukan sekedar digunakan untuk salah satu bumbu dapur sebagai pelengkap masakan saja, tetapi juga nyatanya banyak dipakai untuk tujuan medis sebagai obat kesehatan alami, khususnya untuk tanaman jenis Jahe Merah.

Analisa Usaha Jahe Merah

Berikut ada beberapa manfaat jahe merah untuk kesehatan

  1. Bahan obat herbal
  2. Bermanfaat sebagai anti-oksidan, antiinflamasi, kardiotonik, analgesik, serta antikarsinogenik (anti kanker)
  3. Untuk mencegah obesitas
  4. Anti diare serta mual
  5. Anti hiperlipidemia (lemak berlebihan)
  6. Memperlancar aliran darah
  7. Obat untuk kolesterol

Aspek yang Mempengaruhi Budidaya Jahe Merah

Mari kita urai sebagian yang mungkin saja akan jadi aspek untungkan atau faktor pendukung kesuksesan budidaya jahe merah

1. Permintaan pasar untuk Jahe Merah masih tetap tinggi, baik untuk keperluan dalam negeri ataupun luar negeri. Untuk memastikan, silahkan anda cari informasi mengenai permintaan pasar jahe merah di Google atau dimana saja.

2. Tanaman Jahe dapat tumbuh mencapai ketinggian mulai 0 – 2. 000 m. dpl. hingga membutuhkan tempat budidaya yang cukup luas.

3. Cara pembudidayaan terbilang cukup mudah, dengan memakai media tanam didalam polybag maupun karung dapat anda lakukan.

4. Dengan hal tersebut tempat yang diperlukan tak perlu luas, kita dapat memakai tempat di pekarangan atau depan rumah yang tidak terlalu produktif. Langkah atau tehnik budidaya juga telah banyak yang melakukannya, lalu anda bisa meminta orang yang berpengalaman untuk mengajari anda.

5. Harga jual untuk jahe merah menurut informasi pasar sekarang ini memanglah tak setinggi seperti tahun sebelumnnya, tetapi saya lihat masih tetap mempunyai nilai ekonomis. Terlebih apabila dilakukan pemrosesan jahe menjadi product turunan, umpamanya serbuk jahe serta gula, harga nya pasti akan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi di banding harga jahe merah mentah.

6. Biaya yang perlu dikeluarkan untuk memulai usaha bududaya jahe merah ini tidak lah terlalu besar. Kita cuma butuh menyediakan bibit, pupuk, tanah serta karung dan juga biaya perawatan yang tidak demikian besar, terlebih lagi kalau dikerjakan oleh kita sendiri.

Analisa usaha jahe merah

Jumlah Karung : 100 x Rp. 600, – = Rp. 60. 000, –
Pupuk Bokashi : = Rp. 50. 000, – Untuk yang tidak mempunyai ternak.
Jumlah Bibit Jahe : 100 karung x Rp. 1. 000 = Rp. 100. 000, –
Pupuk SOT serta PHEFOC = Rp. 250. 000, –
Biaya kerja : Gratis, Karena di kerjakan oleh kita sendiri. Namun jika pekerjaan di kerjakan oleh orang lain, maka di butuhkan biaya sekitar Rp. 100. 000 untuk pelaksanaan bikin gabungan tanah serta memasukkannya ke dalam karung yang sudah tersedia
Pengeluaran tak terduga = Rp. 500. 000, –

TOTAL Biaya keseluruhan yang mungkin akan di keluarkan = Rp. 960. 000, –

Penghitungan diatas merupakan gambaran analisa usaha bagi anda yang hendak memulai usaha jahe merah. Untuk usaha lainnya yang mempunyai potensi besar, silahkan anda simak pembahasan tentang analisa usaha ternak puyuh.

Advertisement
Analisa Usaha Jahe Merah | analisausaha | 4.5
error: Content is protected !!