Analisa Usaha Penggemukan Sapi

Saturday, September 6th, 2014 - Usaha Peternakan
Advertisement

Analisa usaha penggemukan sapi – kali ini analisa usaha akan membahas tentang bagai mana cara penggemukan sapi mengingat semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat banyaknya orang yang gemar mengkonsumsi daging sapi, maka tak heran peluang bisnis ini lumayan cukup menjanjikan bagi anda yang ingin meraup keuntungan yang lumayan besar dari membuka usaha penggemukan sapi tersebut.

Analisa Usaha Penggemukan Sapi

Bagi anda yang mau buka usaha penggemukan sapi sangatlah mudah, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk penggemukan sapi diantaranya, dengan cara intensif tradisional dan tradisional, penggemukan sapi dapat di lakukan dengan memberi pakan hijauan dan di berikan konsentran seperti vitamin kepada sapi agar sapi tersebut terlihat gemuk. Untuk itu masa penggemukan sapi yang diperlukan lebih lama karena pertumbuhan berat badan sapi sangat lambat yakni berkisar 0,3 – 0,6 kilogram per hari.

Pemberian pakan ternak

Pada dasarnya pemberia pakan sapi harus di perhatikan secara khusus karena sumber pakan ternak sapi dapat disediakan dalam bentuk hijauan dan konsentrat. Satu hal yang terpenting adalah pakan dapat memenuhi, mineral, karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin
Rumput dan ampas bekas pengilingan kacang kedelai atau bekas pengilingan biji-biji lainnya, dapat digunakan untuk makanan sapi sebagai pakan konsentran. Selain pakan sapi kita juga harus memperhatikan kondisi sapi agar tidak terkena penyakit lainnya, yang nantinya dapat mengganggu produksifitas kita, maka dari itu kita perlu pencegahan agar si sapi bisa terhindar dari penyakit, berikut ini cara mewaspadai nya.

Cara mewaspadai penggemukan sapi.

Dalam usaha penggemukan sapi, beberapa penyakit yang harus diwaspadai dan dicegah antara lain penyakit mulut , kuku , serta suara. Sedangkan penyakit suara seperti parasit penyebabnya lewat perantara gigitan, lalat ternak tabanus, caplak, kuku dan sebagainya. Ketiga jenis penyakit tersebut dapat mematikan, oleh karenanya pencegahannya dengan cara vaksinasi terhadap sapi-sapi secara rutin. Dan pembersihan kandang secara rutin pula agar sarang penyakit tidak dapat tumbuh dan menyebar masuk ke dalam tubuh sapi.

Analisis Usaha Penggemukan Sapi

Untuk memberikan gambaran bagi anda calon peternak mengenai usaha penggemukan sapi, berikut kami tampilkan analisa usaha penggemukan sapi di bawah ini.

Asumsi yang digunakan dalam analisis ini antara lain:

  • Sapi jenis pedaging yang dipelihara: 17 ekor sapi PO
  • Lahan yang digunakan merupakan tanah pekarangan yang belum dimanfaatkan dan tidak diperhitungkan untuk sewa lahannya, lahan luas cukup 50 x 60 m
  • Harga sapi pedaging: Rp 9.000.000,-/ekor
  • Sapi dipelihara selama 4-6 bulan dengan pertambahan bobot badan (PBB) sekitar 0,8 kg/ekor/hari,
  • Bobot badan awal sapi sekitar: 270 kg/ekor

PBB selama 4 bulan = 0,8 kg x 120 hari
= 96 kg/ ekor
Bobot akhir sapi = 270 kg + 96 kg
= 366kg
Bisa di perkirakan misalnya dari ke 17 ekor sapi berbobot 366 kg maka bisa di simpulkan
Bobot seluruh sapi = 366 kg x 17 ekor
= 6.222 kg
Hasil penjualan sapi = 6.222 kg x Rp. 45.000 / kg bobot hidup sapi
= Rp. 279.990.000,-

  • Luas kandang: 65 m2
  • Biaya pembuatan kandang: Rp 430.000/m2
  • Penyusutan kandang 20% per tahun (dengan demikian penyusutan untuk satu periode ± 7%)
  • Gaji tenaga kerja (3 orang): Rp 500.000,-/bulan
  • Biaya listrik: Rp. 200.000
  • Biaya air: Rp. 300.000
  • Biaya peralatan: Rp 900.000,-/tahun, sehingga untuk satu periode Rp 230.000
  • Kotoran yang dihasilkan selama 1 periode sebanyak 6.000 kg dengan harga Rp 350,-/kg
  • Biaya pakan untuk satu periode:
  • Hijauan : 65 kg x 17 ekor x 120 hari
  • Konsentrat : 5 kg x 10 ekor x 120 hari
  • Suplemen pakan : 5 kg x 17 ekor x 120 hari
  • Biaya vitamin B kompleks (1 kali pemberian selama periode pemeliharaan untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan tubuh): Rp. 13.000 untuk 17 ekor sapi
  • Biaya obat cacing (1 kali pemberian selama periode pemeliharaan sebagai upaya mencegah cacingan): Rp. 50.000 untuk 17 ekor sapi

Dari hasil uraian perhitungan di atas, diperoleh nilai rasio pendapatan : biaya = 2,01. Ini artinya dalam satu periode penggemukan, dari setiap modal Rp. 200 yang dikeluarkan akan diperoleh pendapatan sebanyak Rp. 222. Selain itu, dari perhitungan di atas juga dapat diketahui nilai titik impas (Break Even Point/BEP) nya, yaitu:

  1. BEP harga = total biaya : berat sapi total
    = Rp. 279.990.000 : 6.222 kg
  2. BEP produksi = total biaya : harga jual sapi (per kg)
    = Rp. 279.990.000: Rp. 45.000
    = 6.222 kg

Demikian kilasan mengenai analisa usaha penggemukan sapi yang saya berikan, terimakasih sudah berkenan membaca artikel kami semoga bermanfaat bagi anda. Simak ulasan menarik lainnya tentang analisa usaha budidaya lele.

Advertisement
Analisa Usaha Penggemukan Sapi | analisausaha | 4.5
error: Content is protected !!