Analisa Usaha Sapi Perah

Tuesday, September 16th, 2014 - Usaha Peternakan
Advertisement

Analisa usaha sapi perah – Sapi adalah hewan ternak yang memiliki sumber penghasil susu, daging dan tenaga yang di perlukan bagi manusia. Maka dari itu untuk membudidayakan sapi perah agar menghasilkan kualitas susu yang mempunyai nilai gizi yang baik, dan Susu juga adalah salah satu sumber protein hewani yang semakin dibutuhkan dalam rangka untuk meningkatkan kecerdasan dan kualitas hidup masyarakat indonesia, hal tersebut sejalan dengan kesadaran masyarakat akan peranan zat gizi yang terkandung didalam susu sapi tersebut, maka dari itu tidak heran apabila permintaan susu sapi perah juga akan semakin meningkat. Dan peluang usaha di bidang sapi perah pun lumayan cukup menjanjikan karena mengingat susu adalah salah satu minuman untuk penunjang kebutuhan gizi yang sangat penting dibutuhkan oleh tubuh. Maka usaha peternakan sapi perah tersebut masih memiliki prospek usaha yang baik dan masih dapat terus berkembang.

Analisa Usaha Sapi Perah

Usaha sapi perah adalah salah satu jenis usaha yang sangat potensial. Dan selain itu pemasaran dan perawatan sapi tersebut mudah, serta secara ekonomis budidaya usaha sapi perah mampu dapat menghasilkan keuntungan. Dengan proses perawatan sampai pemasaran susu yang sangat mudah, dan selain itu pendapatan dari susu sapi perah bersifat harian dan untuk melakukan pembayaran susu sapi tersebut sudah jelas dan pasti mekanisme nya, serta manfaat lain yang dapat diambil dari usaha sapi perah tersebut yaitu dari kotoran sapi yang masih bisa dimanfaatkan untuk bahan baku energi biogas, dan limbah bahan baku biogas bisa dapat digunakan lagi menjadi pupuk kandang dan hal ini merupakan tambahan penghasilan bagi para peternak sapi perah. Maka dari itu jangan heran jika banyak para pelaku usaha yang mencoba nasibnya untuk memulai membuka usaha sapi perah tersebut dan usaha tersebut merupakan kegiatan ekonomi yang dapat memberikan manfaat sangat besar bagi pengusaha, masyarakat konsumen dan bagi negara.

Untuk melakukan usaha sapi perah tersebut anda juga harus memperhatikan cara pemeliharaan sapi perah agar sapi memiliki kualitas susu terbaik, dan untuk mengetahui cara cara pemeliharaan sapi perah dapat di lakukan dengan cara dibawah ini.

Perawatan kandang dan sapi perah

Sapi tersebut dimandikan min 2 hari sekali. Dan untuk seluruh sapi induk dimandikan setiap hari setelah kandang serta dibersihkan dan sebelum melakukan pemerasan susu. Kandang harus dibersihkan setiap hari, kotoran kandang harus ditempatkan pada penampungan khusus sehingga dapat diolah menjadi biogas dan pupuk. Setelah kandang dibersihkan, sebaiknya lantainya diberi tilam sebagai alas lantai yang umumnya terbuat dari jerami atau sisa-sisa pakan hijauan dilakukan selama seminggu sekali dan tilam tersebut harus dibongkar dan di ganti.

Lakukan pemilihan pakan sapi

Untuk jenis pakan sapi perah ada tiga jenis yang harus di siapkan yaitu.

  • Pakan hijauan.

Seperti rumput – rumputan yaitu : Rumput Raja, setaria, Rumput gajah, rumput lapang benggala, dan BD (Brachiaria Decumbens),

  • Pakan konsentrat

Bunkil kelapa, Dedak, jagung kedelai, bungkil kacang tanah.

  • Limbah pertanian

Jerami kedelai, Jerami padi, jerami jagung, dll.

Untuk anda yang ingin terjun ke usaha sapi perah, sebaiknya anda melakukan analisa usaha terlebih dahulu sebagai sarana antisipasi akan terjadinya kerugian. Disini saya akan memberikan gambaran mengenai analisa usaha sapi perah untuk mengetahui biaya modal tetap / investasi, biaya operasional dan kelayakan finansial yang dilakukan dengan cara pendekatan untuk skala usaha 10 ekor dengan sapi yang siap diproduksi, untuk jangka waktu 1 tahun.

Berikut Analisa Usaha Sapi Perah

 

No Biaya tetap atau investasi Harga
1 Pembuatan kandang Rp. 15.000.000
2 Pembelian sapi tiap 1 ekor 8.000.000 x12 Rp. 96.000.000
3 Peralatan untuk sapi perah Rp. 4.000.000
4 Perlengkapan lainnya Rp. 2.000.000
Total Rp. 117.000.000

 

No Biaya operasional Harga
1 Pakan hijauan 8kg x 12 ekor x Rp. 250 x 365 hari Rp. 8.760.000
2 Pakan konsentrat 1,5 kg x 12 ekor x Rp. 2600 x 365 hari Rp. 17.082.000
3 Biaya IB dan kesehatan hewan 12 x Rp. 45.000 Rp. 540.000
4 Tenagakerja untuk 2 orang 1/ 600.000 Rp. 12.000.000
5 Biaya lainnya Rp. 5.500.000
Total Rp. 43.882.000

 

No Pendapatan Harga
1 Susu 10 liter x 12 ekor x 365 x Rp. 4000 Rp. 175.200.000
2 Pedet 6 ekor x Rp. 1.750.000 Rp. 10.500.000
Total Rp. 185.700.000

 

Cash Flow selama 5 tahun usaha

Keterangan                               tahun
0 1
  1. investasi
Rp. 117.000.000
  1. penerimaan
Rp. 185.700.000
  1. biaya
Rp. 43.882.000
  1. laba kotor
Rp. 141.818.000
  1. pajak
Rp. 10.755.000
  1. laba bersih
Rp. 131.063.000

Jadi untuk pendapatan laba bersih dalam jangka waktu 1 tahun adalah Rp. 131.063.000

Analisa usaha sapi perah ini merupakan perhitungan secara garis besarnya saja, selebihnya bisa anda kembangkan untuk mendapatkan hasil maksimal tentunya setelah anda memulai usaha tersebut, sama halnya seperti pembahasan kemarin yang sempat kita bahas yakni analisa usaha roti bakar.

Advertisement
Analisa Usaha Sapi Perah | analisausaha | 4.5
error: Content is protected !!