Analisa Usaha Tani Jagung Hibrida Jawa Barat

Thursday, September 25th, 2014 - Usaha Pertanian
Advertisement

Analisa usaha tani jagung hibrida – Dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha di bidang pertanian yang dikerjakan oleh petani maka selaku penyuluh lapangan seharusnya mengerti serta tahu berapakah besar modal yang harus dikeluarkan untuk kegiatan usaha tani tersebut, dari mulai biaya pemrosesan tanah, sewa tempat, biaya fasilitas produksi (pupuk, benih serta bahan pembasmi hama), biaya pemeliharaan, biaya panen serta waktu panen tiba.

Untuk memperoleh berapakah hasil yang didapat, umumnya beberapa petani contohnya dalam soal produksi jagung hibrida untuk daerah Jawa Barat, maka para penyuluh pertanian membantu para petani untuk mencari tahu berapakah harga jual jagung hibrida di pasaran. Dalam usaha tani jagung ini tentunya beberapa penyuluh pertanian mesti mencari tahu dengan teliti mengenai sumber-sumber pasar serta pedagang yang semakin banyak hingga mendapatkan harga jual yang maksimal.

Analisa Usaha Tani Jagung Hibrida

Antara salah satu daerah dengan daerah yang lain tentu tidak sama, berapa besarkah pendapatan yang mungkin didapat oleh petani dalam usaha tani jagung hibrida, hal semacam ini di pengaruhi antara lain adalah; gaji tenaga kerja, fasilitas produksi, harga jual jagung hibrida, kualitas jagung hibrida, transportasi dan lain-lain.

Secara garis besar mengenai hitung-hitungan analisa usaha yang harus di keluarkan serta keuntungan yang didapat dalam menjalani usaha tani jagung hibrida untuk daerah Jawa Barat, lebih jelasnya anda bisa melihatnya pada tabel di bawah ini.

Berikut adalah analisa usaha tani jagung hibrida wilayah Jawa Barat

No Uraian Biaya Volume Harga Satuan Jumlah
A

1

2

 

 

3

 

B

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

 

C

1

2

 

Sarana produksi

Benih

Pupuk

Urea

NPK

Organik

Pestisida

Jumlah A

Tenaga kerja

Perbaikan Parit (galengan)

Pengolahan Tanah/Persiapan lahan

Meratakan/Pembuatan Bedengan

Penanaman dan Pemupukan dasar

Penyiangan I dan II

Pemupukan Susulan I dan II

Pengendalian OPT

Panen dan Pengangkutan

Pengeringan dan Perontokan

Pengeringan Biji dan Pembersihan

Pengemasan/ Packing Biji

Jumlah B

Lain – lain

Sewa lahan

Pajak lahan

Jumlah C

Jumlah A+B+C

Total Biaya Produksi (TBP)

Total Produksi Jagung (TP)

Harga Jual Rata – rata/kg

Nilai Total Produksi (NTP)

Pendapatan Usahatani

R/C Ratio Usahatani

 

15 kg

 

100 kg

250 kg

500 kg

2 lt/kg

 

 

10 HOK

20 HOK

15 HOK

25 HOK

25 HOK

5   HOK

5   HOK

25 HOK

20 HOK

10 HOK

5   HOK

 

 

1 musim

1 musim

 

40.000

 

1.600

2.300

700

150.000

 

 

35.000

35.000

35.000

35.000

35.000

35.000

35.000

35.000

35.000

35.000

35.000

 

 

2.000.000

200.000

 

600.000

 

160.000

575.000

350.000

300.000

1.985.000

 

350.000

700.000

525.000

875.000

875.000

175.000

175.000

875.000

700.000

350.000

175.000

5.775.000

 

2.000.000

200.000

2.200.000

9.960.000

9.960.000

5.761

2.500

14.402.500

4.442.500

1,45

Bahwa biaya yang harus diperlukan sekitar Rp. 5.775.000 sementara produksi jagung yang didapat sebesar 5,761 kg dengan kisaran harga jual 2,500/kg, jumlah keseluruhnya adalah Rp 14.402.500, hingga keuntungan kotor yang didapat petani sekitar Rp. 6.642.500. tentu apabila dihitung bersih, hal ini harus dikurangi oleh biaya sewa tempat serta gaji tenaga kerja pada saat pemeliharaan produksi jagung tersebut.

Besar kecilnya seluruh biaya yang sudah dikeluarkan serta jumlah total produksi jagung yang didapat masih tetap bisa berubah, bertambah besar atau bahkan menjadi kecil semuanya tergantung pada masing- masing daerah setempat.

Itulah yang mungkin bisa kami sampaikan kali ini tentang analisa usaha tani jagung hibrida, semoga hal ini dapat bermanfaat bagi kita semua yang membaca khususnya bagi anda yang ingin memulai usaha tani jagung hibrida. Informasi lain mengenai analisa usaha, anda bisa melihatnya disini. Salah satunya usaha yang jauh lebih menguntungkan untuk di jalani adalah usaha pembesaran lele.

Advertisement
Analisa Usaha Tani Jagung Hibrida Jawa Barat | analisausaha | 4.5
error: Content is protected !!